Reroll
Masuk
Kembali ke blog
sekitar 2 bulan yang lalu2 menit bacaoleh …

Pengalaman Bermain BGG #1, Brass: Birmingham

Bukti bahwa game dengan strategi yang mendalam tidak mesti rumit

Pengalaman main game #1 di BGG, Brass Birmingham.

Soal efektifitas, menunggu momen, dan peluang yang tepat

Jadi ceritanya hari Minggu (13/9) baru kesampaian main game heavy-euro yang udah lama jadi wishlist. Dalam game ini kita berperan sebagai _tycoon _ abad industrial di Inggris yang berbisnis goods, pottery, dan cotton. Ada pembagian waktu dalam game ini: canal era dan railway era. Pemenangnya? Sudah tentu yang VP (victory point) terbanyak di akhir game. Yang membuat menarik dari game ini adalah cara mendapatkan poinnya. Tadi main kurang lebih 4 jam berikut teaching. Di giliran pemain, bisa pakai 2 aksi dari sekian aksi yang bisa diambil. Pemain bisa buat jalur sungai/kereta, bikin bangunan (dengan bayar resource), pinjam ke bank, buang bangunan dari player board untuk efisiensi, jual barang, dan _scout _ untuk kartu wild. Aksi yang diambil menggunakan 1 kartu yg bisa berkaitan (atau tidak) terhadap aksi yg akan diambil. Aksinya terdengar banyak, tapi sebenarnya cukup intuitif. Misal: untuk menjual barang, bangunan kita harus terhubung ke market. Coal yang digunakan untuk membangun bangunan, bisa pakai coal punya pemain lain.

Nah, di sini bagian menariknya

  1. Interaksi antar pemain (bisa) berlangsung secara positif. Mau bikin, tapi perlu coal/iron? Pakai aja punya lawan! Sebagai gantinya, kalau resource tersebut habis, tile bangunan dibalik dan jadi score + income buat pemain tersebut. Tapi bisa juga ini jadi alat buat 'isengin' pemain lain.
  2. Cukup intuitif di flow utama. Mau jualan? Bikin link sampai ke market. Perlu bahan? Bisa beli coal, pakai punya diri sendiri atau orang lain. Micro rules banyak, tapi lama-lama hapal juga.
  3. Sistem skoring yang 'mudah'. Bahkan aksi seperti bikin jalur di kanal/rail era pun berpotensi dapat skor, belum skor yang dari bangunan. Dan skor utama dari 2 aspek yang dihitung di akhir era, otomatis pemain bisa lebih fokus buat kejar skor.
  4. Manfaatkan momen! Aksi sell, kalau digunakan di saat yang tepat, bisa bener2 membalikkan keadaan (jual 2/3 goods di saat bersamaan hanya dengan 1 aksi). Tentu ada potensi gagal karena resorce beer bisa digunakan duluan sama orang lain.

Membaca arah koneksi, manfaatkan kartu di tangan, dan lakukan aksi yang tepat sepertinya kunci untuk menikmati Brass: Birmingham.

Kalau kamu, apa strategi buat memenangkan game ini? *Note: ini pertama kali game euro yang ngga pening abis main

Tulisan ini adalah pendapat pribadi penulis dan tidak mewakili sikap Reroll.